"dan berkatalah syaitan tatkala perkara (hisab) telah
diselesaikan: "Sesungguhnya Allah telah menjanjikan kepadamu janji yang
benar, dan akupun telah menjanjikan kepadamu tetapi aku menyalahinya.
Sekali-kali tidak ada kekuasaan bagiku terhadapmu, melainkan (sekedar) aku
menyeru kamu lalu kamu mematuhi seruanku, oleh sebab itu janganlah kamu
mencerca aku akan tetapi cercalah dirimu sendiri. aku sekali-kali tidak dapat
menolongmu dan kamupun sekali-kali tidak dapat menolongku. Sesungguhnya aku
tidak membenarkan perbuatanmu mempersekutukan aku (dengan Allah) sejak
dahulu". Sesungguhnya orang-orang yang zalim itu mendapat siksaan yang
pedih."
Pada pidatonya, setan sendiri mengakui, bahwa Allah telah menjanjikan janji yang benar pada manusia, yag maksudnya tiada lain tiada bukan adalah Islam. Di sini juga terlihat, betapa menyesatkannya setan, dengan pernyataannya bahwa ia hanya menyeru umat manusia saja, sehingga yang patut disalahkan adalah manusia itu sendiri, yang mau mengikuti ajakan setan. Sementara, di akhir pidatonya, setan juga menyatakan bahwa ia tidak pernah membenarkan perbuatan manusia menyekutukan Allah sejak awal.
So, masih mau mengingkari Allah? Padahal setan sendiri menyatakan bahwa apa yang dia serukan pada umat manusia adalah kesalahan?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar